Sabtu, 22 September 2012

Memahami Perintah Lisan

Memahami Perintah Lisan Baik Yang Diungkapkan Maupun Yang Tidak
 
Dalam keseharian baik situasi formal maupun informal, terkadang kita memberi perintah atau menerima perintah. Perintah berarti sesuatu yang harus dilakukan seseorang yang disampaikan baik secara langsung (terbuka) maupun secara tidak langsung (tersirat). Perintah dapat disampaikan secara lisan dan tertulis.
  Contoh Perintah Lisan Sederhana:
  1. Tolong ambilkan kertas HVS itu!
  2. Letakkan buku-buku itu di atas meja!
  3. Silahkan duduk!
  4. Bereskan barang-barang di gudang!
  5. Printer ini dibawa sekarang!
 
Pengertian kalimat perintah

  Kalimat perintah adalah kalimat yang mengandung perintah atau permintaan agar orang lain melakukan suatu hal yang diinginkan. Kalimat perintah memiliki ciri-ciri:

1. Intonasi keras.
2. Kata keras mengandung isi perintah itu biasanya merupakan kata dasar.
3. Menggunakan partikel –lah
4. Adanya kata seru (!)
  Contoh :   Pergilah ke tempat ini segera!
  Jangan katakan aku ada di sini!
  Tutuplah pintu itu!
Macam-macam kalimat perintah :
1.Kalimat Perintah Biasa
Contoh:  Masukkan barang-barang ini ke dalam bagasi mobil!
   Antarkan surat ini kepada Pak RT sekarang juga!
2. Kalimat Perintah Ajakan
Contoh:  Marilah kita gunakan tekstil buatan dalam negeri demi   menyukseskan program pemerintah!
   Ayolah bersenam pagi setiap hari agar badan kita menjadi   sehat!
3. Kalimat Perintah Larangan
Contoh:  Jangan membuang sampah di sini!
  Jangan dekati tempat itu!
4. Kalimat Perintah Permintaan
Contoh:  Saya berharap Anda hadir di acara itu!
  Saya minta kerjakan tugasmu tepat waktu!
5. Kalimat Perintah Permohonan
Contoh:  Saya mohon kamu bisa datang di acara pesta ulang tahunku.
  Kami mohon kepada-Mu, ya Tuhan, tunjukkanlah jalan yang   lurus yang Engkau ridhoi.
 
6. Kalimat Perintah Pembiaran
Contoh:  Biarlah aku yang membawa barang itu!
  Biarkan dia pergi sendiri!
7. Kalimat Perintah Sindiran
   Contoh:  Maju kalau kamu berani!
   Ambil saja kado yang kauberikan kalau kau tidak malu   terhadapnya!
8. Kalimat Perintah yang Menuntut Proses atau Langkah Kerja
Contoh:  Urutlah dari nomor kecil hingga nomor yang besar!
  Susunlah sehingga membentuk lingkaran penuh!
9. Kalimat Perintah yang Berbentuk Kalimat Berita
Contoh:  Hendaknya Anda bersedia menjadi pengurus kegiatan itu!
  Terima kasih Anda tidak menolak untuk menjadi pembawa   acara pada malam reuni nanti!

 
Perintah Lisan
  Perintah bila disampaikan dengan lisan dapat dikenali dari intonasi dan tekanan pada klimatnya. Perintah sederhana dapat dilakukan dengn sepontan.
Contoh:   Tolong ambilkan buku itu!
  Cobalah tulis soal itu!
  Buatlah rencana belajar anda!

Kalimat perintah kompleks
  Kalimat perintah kompleks yaitu kalimat perintah yang mudah di pahami dan di mengerti. Dalam kalimat perintah kompleks mempunyai printah- printah yang bermacam- macam tetapi mempunyai satu tujuan.

Contoh kalimat printah lisan kompleks sederhana yang maksudnya dapat di pahami secara mudah dan jelas:

1. Seluruh karyawan harus bias mampu mengeoprasikan computer dan internet serta alat teknologi lainnya yang terbaru.

2. Konsep ini harus kamu ketik selajuntya di tanda tangan kepada kepala keuangan. Kalau sudah di tanda tangani kirim via pos ke alamat yang tertera di situ. Oh ya buat rangkap dua yang satu kamu arsipkan. 
 Kiat-kiat mengenali perintah lisan :
 
1.Simaklah dengan saksama perkataan lawan bicara.
2. Perhatikan intonasi dan tekanan, Intonasi perintah biasanya agak menaik.
3. Jika perintah lisan diberikan banyak (kompleks), rumuskanlah perintah itu dengan menggunakan bagan atau kerangka.
4. Ajukanlah pertanyaan jika ada perintah yang kurang jelas.
5.Buatlah rencana atautindak lanjut pelaksanaan perintah berdasarkan bagan atau kerangka/bagan yang telah dibuat.
6. Konsultasikan dengan pemberi perintah tentang keakuratan rencana tindak lanjut yang dibuat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar